Kamis, 05 Desember 2013

Microsoft Kembangkan Kutang Canggih

Jakarta - Di masa depan, punya smartphone, smartglasses dan smartTV saja tampaknya tidak cukup. Perangkat pintar bisa semakin merambah ke area personal dan intim, salah satunya dengan kemunculan smart bra alias kutang pintar.

Ya, jika bra biasa hanya digunakan sebagai penyangga payudara, smart bra tentunya punya fungsi lain dengan sentuhan teknologi dibenamkan di dalamnya. Adalah para peneliti di Microsoft yang mengembangkan prototype wearable gadget ini.

Pada bra, dibenamkan sensor psikologis. Sensor ini nantinya mendeteksi aktvitas jantung dan kondisi emosional si wanita yang memakainya. Dimaksudkan untuk mengontrol diet, bra akan mengirimkan peringatan ke smarthone si pemakai untuk tidak makan berlebihan.

"Pertama, kami memerlukan pendeteksi yang tetap nyaman digunakan dalam waktu lama. Bra adalah pendeteksi yang ideal karena memungkinkan aplikasi mengumpulkan data elektrokardiogram di sekitar jantung," demikian tulis tim peneliti, seperti detikINET kutip CNN, Kamis (5/12/2013).

Bukan tanpa sebab mereka membuat bra pintar ini. Para peneliti menemukan bahwa banyak orang mengkonsumsi makanan berkalori dan berlemak tinggi ketika mereka merasa tertekan, bosan atau patah hati.

Sayangnya, tim ilmuwan di Microsoft belum berencana membuat bra pintar ini menjadi produk komersial. Sejumlah pengembangan masih perlu dilakukan untuk membuat bra ini cukup nyaman dan normal digunakan.

Minggu, 01 Desember 2013

APA AJA DEH

Nama saya adalah Edi Riswanto, sebuah nama pemberian orang tua yang mungkin maksud mereka dengan memberi nama itu adalah supaya saya bisa menjadi seorang yang "edi" kata dari bahasa jawa yang memiliki arti bagus/elok, mungkin maksudnya adalah mereka (orangtua saya) berharap ketika saya benar-benar menjalani kehidupan, saya bisa menjadi manusia yang bagus/elok baik dalam rupa sikap watak dan perilaku. Dan sampai saat ini pun sebenarnya saya masih dalam proses untuk menjadi seperti yang diharapkan orangtua saya. Semoga secepatnya saya bisa mewujudkannya. Amiin.

Saya dilahirkan di dusun Plalar, sebuah dusun di kelurahan Pringombo Kecamatan Rongkop kabupaten Gunungkidul provinsi DIY. Yaitu sebuah kampung yang didalamnya masih kental dengam budaya gotong royong, guyub rukun, asri, damai, dan penuh dengan ketentraman. Hingga saat ini semua mungkin berubah karena gerusan arus globalisasi. Apa-apa terjadi atas dasar uang, materi. Oh iya, saya dilahirkan kira-kira jam 6.30 pagi pada hari selasa pahing tanggal 18 Juni 1993 (zodiak saya Gemini).

Untuk lebih jelas dan lengkap klik aja deh DI SINI, niatnya sih mau nulis banyak, tapi cape ternyata. Hahaha